MATA NTT

MATA NTT info update

Mantan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2019–2024, Gustaf Nabuasa, meninggal dunia setelah menj...
12/06/2026

Mantan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2019–2024, Gustaf Nabuasa, meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gustaf mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan intensif di RSUP Ben Mboi Kupang pada Selasa (9/6/2026) malam.

Beliau meninggal di RSUP Ben Mboi Kupang pada Selasa sekitar pukul 23.22 Wita,” kata adik kandung korban, Abner Nabuasa, kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2026). Selain Gustaf, Kepala Desa Bena Charles Richel Nabuasa yang merupakan kakak kandung korban juga menjadi korban penganiayaan dalam peristiwa tersebut.

Menurut Abner, insiden berdarah itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) di lokasi perluasan lahan persawahan baru di Desa Bena.

Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan pertanian yang didukung Kementerian Pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Sebelum pelaksanaan program, pemerintah telah menggelar sosialisasi yang dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian, Universitas Nusa Cendana (Undana), Dinas Pertanian Kabupaten TTS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam sosialisasi itu, peserta disebut menyepakati rencana pembersihan lahan dan pembangunan jaringan irigasi permanen pada area persawahan yang sebelumnya telah diukur dan bersertifikat sejak 2010–2012.

Abner menjelaskan, pada awal Juni 2026 pihak kontraktor pelaksana mulai menurunkan alat berat dan material untuk mendukung pekerjaan pembangunan irigasi.

Namun, pada 3 Juni 2026, sekelompok warga mendatangi lokasi dan menghentikan kegiatan tersebut. Situasi kemudian memanas setelah terjadi perdebatan terkait status dan pelaksanaan program di area persawahan itu. Pihak pelaksana proyek kemudian meminta Gustaf Nabuasa dan Kepala Desa Bena datang ke lokasi untuk memberikan penjelasan kepada warga. Saat berada di lokasi, Charles Richel Nabuasa menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan hanya berupa pembersihan lahan dan pembangunan irigasi, sementara status kepemilikan tanah tetap menjadi hak warga pemegang sertifikat.

Namun, penjelasan tersebut tidak diterima oleh sejumlah warga yang mempersoalkan pelaksanaan program tersebut. Menurut keterangan keluarga, dalam situasi yang memanas itu, terjadi aksi kekerasan terhadap kedua korban.

Gustaf disebut dipukul menggunakan kayu pada bagian kepala hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri. Ia juga mengalami patah tulang pada lengan kiri. Setelah terjatuh, korban disebut kembali mengalami pemukulan berulang kali. Sementara itu, Kepala Desa Bena juga menjadi sasaran serangan. Ia mengalami luka pada bagian kepala belakang dan pundak setelah berusaha menghindari pukulan.

Aksi kekerasan tersebut akhirnya dilerai oleh warga yang berada di lokasi. Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan milik perusahaan pelaksana proyek menuju Puskesmas Panite.

Karena kondisi Gustaf yang kritis, ia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe sebelum akhirnya dipindahkan ke RSUP Ben Mboi Kupang. Selama menjalani perawatan, Gustaf tidak pernah sadar hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dihubungi terpisah, Kepala Satuan Reskrim Polres TTS, Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Wayan Pasek Sujana, membenarkan kejadian itu.





semua orang

🔥KUNJUNGAN GUBERNUR KE KABUPATEN  TIMOR TENGAH UTARA🔥Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S...
12/06/2026

🔥KUNJUNGAN GUBERNUR KE KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA🔥

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip.,M.A menyambut ked4tangan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt di Paroki Paroki Santa Filomena Mena, Desa Oepu4h Selatan, Kecam4tan Biboki Moenleu, Kabupaten TTU, Kamis (11/6/2026).

Kedat4ngan orang nomor satu di Nusa Flobamora di Paroki Santa Filomena Mena ini untuk melakukan dialog bers4ma para OMK se-Dekenat Mena serta umat dan masyarakat setempat dalam rangka pering4tan Hari Ulang Tahun (HUT) Pelindung Dekenat Mena, Keuskupan Atambua, Hati Kudus Yesus.

Rombong4n yang tiba pukul 19.15 WITA itu disambut secara tutur adat takanab dan pengalungan di depan pintu masuk Paroki Santa Filomena Mena oleh tokoh adat, didampingi para rohaniawan-rohaniawati, para Orang Muda Katolik (OMK) serta umat setempat yang dipimpin Romo Deken Dekenat Mena, Rm. Yohanes Seran Nahak, Pr dan Pastor Paroki se-Dekenat Mena.

Iringan langk4h rombongan diarak riang gembira masuk ke Aula Paroki Mena dengan tarian-tarian dan tabuh gendang oleh kaum ibu-ibu, dilanjutkan sambut4n meriah oleh OMK se-Dekenat Mena dan penampilan Madah monolog oleh OMK Mena.

Turut hadir, Anggota DPRD NTT, Anggota DPRD TTU, perwakilan Polres TTU, Kodim 1618/TTU, jajaran Pejabat Lingkup Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah Kabupaten TTU, Pemerintah Kecam4tan dan Pemerintah Desa.
semua orang




Narasi dan Foto: Apson/Diskominfotik TTU

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI. Para pengend...
12/06/2026

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI. Para pengendara diminta untuk menghindari arah Bundaran HI.
Diketahui, BEM UI berencana menggelar demo di kawasan Bundaran HI pada Jumat, 12 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WIB. Dampaknya, diperkirakan akan terjadi kemacetan di kawasan Bundaran HI.

Diinformasikan mengenai potensi kepadatan arus lalu lintas di lokasi berikut: Kawasan Bundaran HI (Jakarta Pusat).

Oleh sebab itu, warga diimbau untuk menghindari kawasan Bundaran HI karena potensi kemacetan. Warga turut diimbau mengikuti petunjuk serta arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran, serta patuhi aturan yang berlaku.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, memastikan pihaknya akan menggelar demo hari ini. Diperkirakan ribuan mahasiswa turun ke jalan.

"(jumlah mahasiswa sekitar) 1000 (mahasiswa) ke atas ya," kata Yatalathof.

Aksi unjuk rasa bertajuk 'Menuju Indonesia Bangkrut'. Yatalathof mengatakan kemacetan hanya bersifat sementara selama proses aksi unjuk rasa berlangsung.

"Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok (hari ini) hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lamaberlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri," jelasnya.

Dia menambahkan, total ada lima tuntutan yang dibawa dalam aksi unjuk rasa. Berikut 5 tuntutan tersebut;

1. Stop Pemborosan APBN
2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil
5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah

Teman-Teman, kita NTT ini jangan bikin Heboh hanya dengan dunia perselangkangan saja. Ekonomi Indonesia sudah semakin merosot, kalau Indonesia kembali lagi ke zaman 1988. Kemiskinan dan kemerosotan ekonomi mempengaruhi disemua bidang. Sekarang yang kita rasa Bahan Bakar Minyak (BBM), sudah semakin langkah. Jadi lebih banyak untuk berhemat dan lebih banyak baca peluang. Yang selingkuh d**g, boros uang untuk kamu pu selingkuhan te ekonomi suh semakin menurun ini😁😄



semua orang

Personel Satgas Citarum Bais TNI bersama Pos Nino Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat berhasil menggagalkan upaya penyelu...
11/06/2026

Personel Satgas Citarum Bais TNI bersama Pos Nino Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan beras asal Timor Leste yang diduga akan masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur tidak resmi di perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Penggagalan tersebut terjadi dalam kegiatan patroli keamanan yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 03.00 hingga 06.00 WITA di wilayah Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten TTU.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sebanyak 10 karung beras yang diduga diselundupkan melalui jalur lintas batas tidak resmi.

Adapun rincian barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:

Beras merek Colombus sebanyak 5 karung ukuran 20 kilogram asal India.

Beras merek Hadomi sebanyak 3 karung ukuran 20 kilogram asal Timor Leste.

Beras merek Beruang Merah sebanyak 1 karung ukuran 20 kilogram asal India.

Beras merek Gostulo sebanyak 1 karung ukuran 20 kilogram asal Thailand.

Total barang bukti yang diamankan berjumlah 10 karung dengan berat masing-masing 20 kilogram atau total sekitar 200 kilogram beras," kata Letda Arh F.S. Gandy Danpos Nino, Kamis 11/6/2026.

Berdasarkan perkiraan harga pasar, setiap karung beras bernilai sekitar USD 15,5 atau setara Rp279.000. Dengan demikian, total nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp2.790.000.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan wilayah negara sekaligus mencegah berbagai bentuk aktivitas ilegal lintas batas yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Barang bukti selanjutnya diamankan di Pos Nino sementara dan akan dikirim ke mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat di Eban untuk proses pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.







semua orang

"Pelaku sindikat lowongan kerja palsu, penyekapan  pemerasan, dan penganiaayaan brutal terhadap Krisno, pria asal Sumba,...
11/06/2026

"Pelaku sindikat lowongan kerja palsu, penyekapan pemerasan, dan penganiaayaan brutal terhadap Krisno, pria asal Sumba, NTT.

1. Adrisryanti Tanah paluang, wanita asal makasar yang menjadi otak sindikat kejadian tersebut. Dalam foto ia menggunakan kaos putih dipadu dengan rompi biru demim.

2. Ayasha Amanda Amira Putri, wanita asal cirebon. Dalam foto menggunakan tank top hitam dengan tali tipis.

3. Yohenes, pria asal Kupang, NTT. Berperan dalam interview calon pencari kerja, sekaligus eksekutor yang ikut memulul dan menganiaya korban. Dalam foto yang memakai jeket Hodie warna Army.

4. Om Niko. Pria paruh baya asal ambon yang iku mengintimidasi korban . Dalam foto yang menggunakan jeket warna army, dalaman hitam dan menggenakan topi.

Teman-teman harap berhati-hati dengan info lowongan pekerjaan yah.... Sebelum mengiyakan cari tau duluh, apa nama tempat kerjanya, pekerjaannya apa, alamat yang jelas, pekerjaanya bergerak dibidang apa, Nama Bosnya siapa. Setelah tahu informasinya, chek duluh di internet, karena badan-badan perusahaan legal pastinya tercatat dalam riwayat profil yang nantinya dipublis dimedia. Jadi teman-teman juga harus pintar-pintar mencari tahu, jangan sampe perusahaan ilegal yang memperdagangkan manusia ke luar negeri.





semua orang

(Informasi ; Bahwa kejadian dalam berita sebelumnya adalah kesalapahaman antara Masyarakat di daerah sekitar karena kura...
11/06/2026

(Informasi ; Bahwa kejadian dalam berita sebelumnya adalah kesalapahaman antara Masyarakat di daerah sekitar karena kurang adanya komunikasi antara TNI dan Pihak Masyarakat) dan admin juga membuat berita klrifikasinya, jadi silahkan dibaca yah🙏)

Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di NTT viral setelah alat berat yang dikawal aparat menjebol tiang dan sebagian lantai SDN Wolomoni, Kabupaten Ende, untuk akses jalan proyek. Kejadian ini memicu kemarahan warga dan tokoh adat karena dilakukan tanpa sosialisasi atau izin resmi dari pihak sekolah.
Liputan mendalam terkait kerusakan fasilitas sekolah demi pembukaan akses jalan proyek koperasi:

Duduk Perkara dan KronologiLokasi Kejadian:
1. Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih berlokasi tepat di belakang bangunan SDN Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende.

2. Akses Jalan: Akses menuju lokasi pembangunan sangat terbatas sehingga alat berat terpaksa melewati area sekolah.Perusakan Fasilitas: Saat bermanuver, alat berat memotong tiang penyangga, merusak lantai, dan membongkar taman sekolah.

3. Perusakan Fasilitas: Saat bermanuver, alat berat memotong tiang penyangga, merusak lantai, dan membongkar taman sekolah.

Reaksi dan Tanggapan Pihak Terkait:

1. Klarifikasi TNI: Kodam IX/Udayana membantah adanya unsur penggusuran sekolah demi pembangunan koperasi. Pihak TNI menyatakan insiden tersebut adalah persoalan teknis di lapangan, di mana tiang sekolah terpaksa digeser sementara untuk manuver alat berat dan telah berjanji akan memperbaikinya kembali.

2. Protes Warga: Masyarakat dan tokoh adat setempat sempat memprotes keras tindakan penerobosan sepihak ini, lantaran tidak ada pemberitahuan atau musyawarah sebelumnya dengan pihak sekolah dan komite.

3.Sikap Pemerintah Provinsi: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Linus Lusi, menegaskan bahwa sarana pendidikan tidak boleh dikorbankan. Ia mendesak Bupati Ende untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga dan mencarikan lokasi alternatif jika lahan pembangunan mengganggu aset pendidikan.




Seorang ibu rumah tangga (IRT), OMR alias Orpa (37), meninggal dunia setelah diduga ditikam oleh suaminya sendiri, MLPG ...
11/06/2026

Seorang ibu rumah tangga (IRT), OMR alias Orpa (37), meninggal dunia setelah diduga ditikam oleh suaminya sendiri, MLPG alias Marthen (42), dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dipicu pertengkaran terkait kebutuhan sekolah anak.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 Wita, Rabu (10/6), di rumah pasangan tersebut yang berada di RT 003/RW 002, Desa Raenyale, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.
peristiwa itu bermula ketika korban meminta uang kepada suaminya untuk membeli seragam sekolah anak mereka. Permintaan tersebut kemudian memicu pertengkaran setelah pelaku mempertanyakan penggunaan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp1,4 juta yang diterima korban pada Mei 2026.

Dalam pertengkaran tersebut, korban diduga lebih dahulu mengambil pisau pinggang milik pelaku yang berada di samping tempat tidur dan mengarahkannya kepada suaminya. Namun, pisau tersebut berhasil direbut oleh pelaku.

Setelah menguasai senjata tajam itu, pelaku diduga langsung menikam korban pada bagian rusuk kiri di bawah ketiak. Akibat luka yang diderita, korban berteriak meminta pertolongan.
Teriakan tersebut didengar oleh anak mereka, MAK (14), yang kemudian berlari mencari bantuan kepada warga sekitar, termasuk Albertina Teni. Sejumlah warga mendatangi rumah korban dan berupaya masuk ke dalam kamar, namun tidak berhasil karena pintu masih terkunci dari dalam.

Bahkan, pelaku sempat mengancam warga agar tidak mendekat karena masih memegang pisau.Tidak lama kemudian, pelaku keluar dari kamar dan mendatangi rumah Albertina Teni. Kepada warga tersebut, ia mengaku telah menghabisi nyawa istrinya.

Setelah mengakui perbuatannya, pelaku kemudian menyerahkan diri kepada pihak kepolisian,” kata Kapolres.Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau dengan panjang sekitar 19 sentimeter bergagang kayu hitam serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.





semua orang

Seorang calon wisudawati STIKES M. di kupang berinisial OYB dari desa Oenai, kec. Ki'e mengklaim suami orang sebagai kek...
11/06/2026

Seorang calon wisudawati STIKES M. di kupang berinisial OYB dari desa Oenai, kec. Ki'e mengklaim suami orang sebagai kekasihnya.
Dia mengakui laki-laki yang memiliki istri dan anak sebagai kekasih yang mana dia tau bahwa laki-laki yang ia dekati adalah laki beristri.
Dan dia memaksa laki-laki tersebut untuk meninggalkan istri dan anaknya karna dia sudah terlanjur sayang, dan ketika laki-laki tersebut menolak permintaannya ia membuat berita hoax agar laki-laki tersebut kembali padanya.

Dari awal si perempuan menghubungi sudah di peringatkan bahwa laki-laki tersebut memiliki istri dan anak namun si perusak rumah tangga menganggap itu sebagai lelucon.
disclaimer; disini tidak menampilkan Nama dan fotonya di Blur dengan tujuan memberikan teguran keras agar bisa berubah.

Hoe Perempuan d**g, kira-kira laki-laki di Bumi ini terlalu kurang kah, sampai orang punya suami juga kamu embat ini. Apa lagi Kamu yang seorang Mahasiswa itu. Kamu tahu artinya Maha???
Maha; Tertinggi, yang artinya bahwa kalau u sudah sampai di titik itu, berarti u pun pola pikir itu juga sudah dapat terarah, terstruktur, dan pengelolahan karakter itu sudah mapan. Bagaimana u disebut Maha tapi otak dangkal seperti keong. Ingat saat u menyusahkan orang, yang u terima juga akan sama. Apalagi ketika pasanganmu itu ada anak, u menghancurkan keluarga yang sudah dipersatukan oleh pencipta, dan itu sudah menjadi dosa yang besar, termasuk Zinah. Jadi gunakan u pun otak yang dibilang Maha itu, sebaik-baiknya.

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter secara langsung menekan daya beli kelas menengah dan memicu fenomena...
11/06/2026

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter secara langsung menekan daya beli kelas menengah dan memicu fenomena migrasi konsumen ke BBM bersubsidi. Hal ini berpotensi menambah beban pengeluaran transportasi masyarakat hingga biaya operasional dunia usaha.

Berikut adalah rincian dampak dari kenaikan harga Pertamax:
1. Penurunan Daya Beli Kelas Menengah: Beban pengeluaran transportasi membengkak, mengurangi porsi pendapatan yang biasanya dialokasikan untuk kebutuhan lain.

2.Migrasi ke BBM Subsidi: Terjadinya selisih harga yang cukup jauh memicu lonjakan permintaan Pertalite, yang berisiko mempercepat penyerapan kuota subsidi dan membebani APBN.

3.Potensi Kenaikan Harga Barang: Biaya distribusi atau logistik yang ikut merangkak naik berpotensi menciptakan efek berantai terhadap penyesuaian harga bahan pokok di pasaran.

4.Tekanan pada Sektor Usaha: Perusahaan yang mengandalkan operasional kendaraan pribadi akan mengalami penipisan margin keuntungan, yang berisiko membatasi ekspansi bisnis.





semua orang

🔥PENDAFTARAN SISWA BARU DI KUPANG DPRD INGATKAN JANGAN ADA PUNGUTAN🔥Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pemerintah Kota Kupa...
11/06/2026

🔥PENDAFTARAN SISWA BARU DI KUPANG DPRD INGATKAN JANGAN ADA PUNGUTAN🔥

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pemerintah Kota Kupang, secara resmi mengumumkan Pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan mulai dibuka pada 17 Juni hingga 19 Juni 2026.

Plt. Kepala Dinas P dan K Kota Kupang, Ernest Ludji, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Okto Naitboho, mengungkapkan di PPDB tahun ini dibuka dalam dua sistem pend4ftaran yakni secara langsung di sekolah dan online atau dalam jaringan yang dapat diakses di spmbkupangkota.id

Okto menegaskan, sesuai arahan dari pemerintah pusat, pendaftaran peserta didik baru bebas dari pungutan. “Bahkan KPK RI telah mengeluarkan surat edar4n Tahun 2026 terkait dengan pencegahan gratifik4si, pungutan liar, atau korupsi saat penerimaan,”

Sement4ra itu, Ketua Komisi IV Dew4n Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Neda Lalay, dalam rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, secara tegas meminta ag4r tidak ada pungutan d4lam sistem pendatran di sekolah. ”Jangan 4da pungutan apapun. Ada intervensi-intervensi apa pun tidak boleh,” tegas Ketua Fr4ksi Nasdem ini.🔥
SUMBER:EXPONTT.Com





semua orang

Address

Kefamenanu
85683

Telephone

+6282242024963

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MATA NTT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share